buuuanyak sekali problem kehidupan yang tambah majemuk ini, dari masalah yang simple bisa jadi masalah yang kompleks, semua itu dikarena ketidakdewasaan manusia..
pas lagi “on2″ permasalah tersebut, tiba² kepikiran satu hal, problem yang benernya sudah lama ada..
problem itu :
A : “kita pintar(benar² pintar) terlebih dahulu, setelah itu baru kita membantu orang menjadi pintar”
atau
B : “dalam perjalan kita menuju pintar(benar² pintar), kita mengajak orang lain menjadi pintar juga“
mana yang lebih baik menurut kalian??
minta bantuan temen² buat kasih masukan.. pilih A atau B?
sekaligus alasan yang detil yah
makasih sebelumnya :wink:


kalau saya pilih opsi B
alasan :
dalam kondisi masih belajar kita sebaiknya juga ikut / mengajak orang lain untuk belajar. jadi dalam perjalanan belajarnya terdapat kondisi yg dinamis. artinya permasalahan baru pasti akan muncul dan bisa diselesaikan bersama2. intinya lebih ke diskusi. dan kemungkinan besar akan lebih memunculkan ide-ide dan permasalahan baru dan otomatis ilmu sipengajar dan sipelajar sama-sama bertambah.
kalau pada kondisi A hanya ada komunikasi 1 arah. pengajar ngasi ilmu, pelajar cuma menerima dan bertanya, kemudian si pengajar cuma menjawab. dan dan kemungkinan besar tidak akan ada ide baru atau permasalahan baru yg muncul.
kondisi B lebih menunjukkan rasa kekeluargaan dan kebersamaan.
Reply
sep..pendapat yang bagus..
makasih mas yusdi buat pendapatnya :wink:
ayo yang lain..silakan berpendapat..
Reply
Saya sependapat dengan jawaban B dan setujuh dengan om yusdi juga.
Tambahan dari saya :
Belajar dengan berbagi dan mengajak teman atau orang lain akan semakin menambah ilmu kita.
Berbagi ilmu itu tidak ada ruginya bahkan bisa menjadikan kita semakin bertambah ilmu,
Selama perjalanan untuk menjadi p****r, menurut sayah sebaiknya diimbangi dengan diskusi2 ringan dengan teman atau orang2 disekitar kita. Itu akan menambah wawasan tentang sesuatu yang kita pelajari.
Belajar dengan mengajarkan teman2 yang lain akan menambahah kreatipitas…
kira2 begitu dari sayah om dimas. Terimakasih atas kesempatan yang telah diberikan…
wasalamualaikum wr.wb
Reply
terima kasih atas sambutan yang bapak Ardhitya Wiedha Irawan berikan, semoga bermanfaat dunia akherat bagi kita semua..
dan kita lanjutkan sesi berikutnya dengan tanya jawab…………………………………….(hening) :green:
Reply
mendingan pinter bareng2 mas.. jadi kalo salah bisa kolektif gitu. heheh
Reply
jadi seperti kerja kelompok yah mas? saya juga sering gitu kalau kerja kelompok, ‘kolektif’ jawaban temen..
Reply
klo menurut aq sich mending milih kondisi kedua Jadi si A harus mau berdiskusi untuk saling melengkapi ilmu dengan si B, kadang si A hanya mengerti tentang masalah X dan si B lebih mengerti masalah Y. Jadi bisa saling sharing ilmu.
Reply
memang 2 otak lebih bagus dari pada 1 otak..
tp tetep intinya berubah bersama lebih bagus kan mas?
Reply
assiiikkk sekarang banyak emoticonnyaa……………………..cobain ah,…..siapa tau ada yg ga berfungsi
piss :mrgreen:
Reply
eh ternyata bisa….hehehehhehe nice…..
keep blogging bro
nb : komen diatas dihapus jg gpp..menuh2in aja…
Reply
gua gigit loh!!!!
jangan ngabisin bandwidth..miskin bandwidth nih walaupun IIX…
Reply
waduh… pilihan yang sulit… gw mah bego dari sononya, gak mungkin bisa pinter… hihihi… btw, di-link ya bos
Reply
mas icanx mah jago… jago blogwalking…
sudah di link
Reply
kita pinter ajah dulu lah baru ajak orang laen jadi pinter…
blom pinter maen ajak ajak orang trus kalo ga jadi pinter malah jadi oon bersama apa kabar?
Reply
tapi kita kan tidak tahu berapa lama ‘waktu’ yang kita punya..
pas kita pinter, ternyata kita sudah ‘tiada’.. kepintaran itu bisa sia²..
Reply