- pernahkah kita malu ketika kita membuang sampah sembarangan?
- pernahkah kita malu ketika kita melanggar lalu lintas?
- pernahkah kita malu ketika kita membuang sampah tidak pada tempatnya?
- pernahkah kita malu ketika kita mendapat gelar S1 informatika tapi tidak bisa menginstall ulang komputer?
- pernahkah kita malu ketika kita mengendarai motor tetapi lupa memasang lampu sein sewaktu belok?
- pernahkah kita malu ketika kita keras dalam menghujat para koruptor karena mencuri hak orang lain, tetapi disisi lain kita juga menjadi pencuri hak orang lain(mp3,software,film)?
- pernahkah kita malu ketika kita melanggar lampu merah?
- pernahkah kita malu ketika kita menjadi mahasiswa yang seharusnya masi bersih dari politik tetapi setiap kali demo ada saja yang menunggangi?
- pernahkah kita malu ketika kita melihat orang tua kita membating tulang mencari uang sedangkan kita duduk mengobrol bersama teman sambil santai di cafe yang mahal?
- pernahkah kita malu ketika kita sombong dengan harta yang kita punya padahal itu berasal dari keringat orang tua?
- pernahkah kita malu ketika kita hanya bisa diam melihat saudara² kita dipalestina dibantai secara terang²an?
- pernahkah kita malu ketika kita berteriak dengan lantang tentang HAM, tetapi tetap saja kita merokok diantara orang² yang tidak merokok?
- pernahkah kita malu ketika kita mengatakan jangan ganggu saya, tetapi kita memakai rok mini celana ketat, baju full press body dan parfum yang baunya sampai tercium oleh laki² yang bukan muhrimnya?
- pernahkah kita malu ketika kita mengatakan “SAYA ISLAM!!” tetapi ketika ditanya apakah anda shalat, apakah anda tahu nama² sahabat Rasul, apakah anda tahu shalat yang benar menurut Rasul?
- pernahkah kita malu ketika sudah banyak melakukan dosa tetapi tidak takut ketika mendengar kata neraka?
dimanakah manusia yang menjunjung tinggi kata² “logika”? benarnya urat malu kita sudah putus?
kalau kita tahu urat malu kita putus apa yang kita lakukan? membiarkannya tetap putus? ketika kita membiarkan itu putus berarti kita sudah mendeklarasikan bahwa kita bukan manusia lagi..

Beberapa memang merasa malu … beberapa lagi nggak nyadar kalau itu memalukan :D
Reply
Reply
hmm…. disadarkan untuk kembali menyambungkan urat malu yang kemaren2 putus sepertinya…
oya, sbentar lagi ramadhan… maafkan kesalahan2ku ya…..
Reply
yup..perbaikan diri.. manusia di ciptakan dengan akal dan nafsu.. akal untuk perkembang dan menimbang, ketika kita tidak memiliki keinginan berubah, sama aja kita gak punya……….. gak punya apa hayo?
Taqoballahu minna wa minkum.. sama2 mbak..
Reply
Ya….. aku malu banget, terutama sama Allah…
Wlopun aku mungkin sudah membuat-Nya kecewa tapi Dia masih tetap melimpahkan rahmat-Nya untukku..
Begitu besar kasih sayang-Nya untukku…
Maaf dan terima kasihku untukMu Ya Allah…
Semoga Engkau tak pernah memalingkan wajah-Mu dariku…(amin)
Reply
amien..
memang terkadang kita itu gak tahu di untung mbak.. terkadang kita terlena dengan kesalahan..
terus berjuang.. untuk memperbaiki masa lalu..
Reply
MERDEKAAAAAAA!!!!!!!!!!!!!!!!!!
*tp koq rasanya emoticonnya kurang pas ya*
Reply
merdeka atau mati??!!!
kebanyakan emotion nanti berat,hehe nanti ku tambah
Reply
duuh.. jadi malu deh..
iya siy.. kadang kita gak nyadar atas kesalahan kita.. tapi kadang juga kita merasa masabodo terhadap kesalahan2 kita
Reply
nah itu mas bedanya manusia dengan mahluk lain..
manusia bisa berimprovisasi untuk memperbaiki diri, kalau kita merasa kita malas berubah, berarti itu ada tanda² kita kehilangan sifat manusia secara perlahan
Reply
iyah… ada beberapa yg emang bikin malu kek point ke 4 ato point 10 itu misalnya… tapi kalo kek point 1 itu siy bukannya malu tapi emang dasarnya jorok kaliiii…
Reply
Reply
Harusnya kita malu… malu untuk hal-hal itu…
Reply
iya mbak,tapi bukan berarti kita menyerah ketika kita tahu kalau kita banyak kesalahan, tapi kita harus terus berbenah..
Reply
ada beberapa poin yang aku setuju…..
ada juga beberapa point yang tidak setuju…..
tetap semangat.
Reply
point berapa saja yang anda tidak setuju? mungkin bisa jadi koreksi saya
Reply
aku malu punya temen yg kalo misuh suka bilang
GONDRONG!
CUMI!
…!
Reply
Reply
hmm saya pernah merasa sangat malu waktu kena tilang.. anak hukum kok pergi2 gak bawa STNK dan SIM.. bikin malu ajah!! ngakunya ngerti hukum, tp nglanggar.. ck..ck..ck..
Reply
wah anak hukum yah? iya loh mbak banyak tuh kasus anak hukum tapi gak patuh hukum, seperti kejaksaan kemarin, pada korupsi

trus polisinya pasti minta uang toh? polisi juga gak tertib hukum.
Reply
om..malu melanggar lalu lintasnya ke tulis 2 x tuh…hehe
kalo aku sih gak tau malu..tapi suka mempermalukan orang lain..asik asik asik..
aku ngomong gini pun masih tanpa tau malu!
Horeeee…aku kagum pada diriku sendiri..
aku memng hebat..aku oke..
*enough!!
Reply
wah.. mbaknya pasti blm sarapan..
itu ditulis dua kali karena kalau ditulis lalu lintas aja orang gak sadar kalau lampu merah itu lalu lintas.. kalau di tulis lampu merah aja, orang gak sadar kalau melanggar larangan di larang parkir itu melanggar juga.. jadi saling melengkapi
Reply
wah, jadi malu sama diri sendiri nih.
Reply
banyak point yang kena yah mas?hehe ayo kita bangun budaya malu yang semakin hari semakin hilang kalau tidak kita pupuk..
Reply
yang pasti saya merasa malu bila melakukannya
Reply
tapi diluar sana banyak yang tidak malu ketika melakukannya
minimal kita harus malu, dan tujuan akhirnya perbaikan diri..
Reply
malu sebagian dari iman
malu yg baik
Reply
jadi orang2 yang tidak ada malunya berarti bisa kita nilai..
Reply
kan nggak ada yang liat!
wekekekek!
pisss!
Reply
Reply
waaah… mengena banget ke hati…
thanks mas
Reply
sama² mas
banyak manusia kehilangan kesadaran tentang malu,
kita sama² saling mengingatkan..
Reply
malu karena tak biasa, coba kalau sudah biasa …
Reply
apa hal negatif mau kita biasakan?
Reply
Reply
wah masnya aja aja ada..
Reply
kadang malu kita hanya sesaat setelah itu kita menganggap hal itu sebagai hal yang wajar..
Reply
betul mas.. hampir sama seperti iman, kadang kita beriman sesaat, tapi setelah sudah terbiasa melanggar aturan agama kita anggap itu biasa..
Reply
Kalau saya sendiri, kadang pernah, dan kadang tidak pernah. Hehehe…
Reply
hehehe… ayo pak berjuang supaya kedalam state “tidak pernah” secara permanen..
Reply
Hmmm malu?..ya pernah lah…tapi rasanya yang sering sih MALU2IN hahahahahaha
Reply
malu2in kenapa mbak?
Reply
waduuh… kalau di suruh berikan tanda centang pasti aku jadi malu…… karena……
Reply
hehe..
point yang mana aja nih mbak?
mari kita bangun budaya malu, pasti negeri ini lebih baik..
Reply
aaaah… beberapa point telak bgt tuh
Reply
ampun2..
Reply
pokoknya beberapa point laaah
caranya gimana? gw bingung
buka dulu gravatar.com , trus daftar seperti biasa, masukin email yang sering dipakai komen pas blogwalking, nanti tinggal upluod foto, trus nanti kita tentukan foto mana yang akan tampil ketika kita komen..
beres deh.. nanti kalau bingung, silakan hubungi saya
Weks…


aku ketinggalan postingan ne
Malu????
Kayaknya aku sering malu2in,
hehehehe….
*serius mode on
setidaknya dari kelimabelas point yang mas dim tulis itu,
ada satu dua (semoga makin hari makin nambah) yang berusaha aku ga bikin malu diri sendiri,
hehehehe….
Reply
yen..yen..
sudah banyak hal memalukan yang sudah kau perbuat, bertobatlah..
*sambil menirukan gaya kakek ngasi tau cucunya
kwkwkwkwk
bangun budaya malu, jangan di rawat yang malu2in..
Reply
Weedewww….
mas dim eits mbah dim ding
jadi berasa tua diliatnya
hahahahahaha…..
Udah tua, jangan ditua2in lagi atuh mas, eh eyang aja ding
kayaknya lebih cucok ditelinga
yenong.. pernah di gebukin sampe
??
sering amat..
Reply
sering
sering gmn mas?
Reply
malu.. tapi sengaja gak saya perlihatkan.wkwkwkwk.. saya pintar memutar balikkan keadaan.wkwkwkwkw,,,,,,,,,
kwkwkw… pke rumus if else nih masnya.. hehe
kalo gak if ya else, kalau else gak bisa juga ya pke if lagi..
tapi saya sendiri ngakak sendiri mas…
salam
Akh saya malu membaca postingan ini bro..trims sudah diingatkan
Reply
sama2 mbak.. saya juga mengingatkan diri saya sendiri
Reply
menjawab pertanyaannya.. Pernahkah anda malu???
pernaaaaaaahhhhhhhhhhhhhhhhhhhh
Reply
berarti kalau malu harus berubah kan mas?
atau ini
atau ini
atau ini
kwkwkw
mas cokie itu icon gambar bertanya loh, mgkn lebih tepatnya ini
lama nih mas cookie dah gak melalang buana buaya di negeri perbloggeran..
ayo mas posting..
Reply
wah,,,kalo saiya seh malu kalo udah parah bgt,kalo masih biasa2 aj ga malulah..ga bs instal ulang, ga pake lampu sein..he..he..
Reply
hehehe.. tidak memakai lampu sein itu membahayakan orang loh.. seharusnya itu dikategorikan parah.. mungkin gara tidak paasng lampu sein orang dibelakang kaget ketika anda belok mendadak ke kiri padahal dia mau kekanan, trus dia menghindar lalu menabrak trus di sebelah..mmmm.. cukup berbahayakan
Reply
mo ralat dah, kok gw baru sadar yah

pertanyaannya kan pernahkah? jawabannya selalu, maka dari itu gw sebisa mungkin ga melakukan hal2 yang diatas,
ngg.. kecuali donlot lagu, hehehe
dah bener blom jawaban gw
Reply
hehehe.. download lagu berformatkan mp3 itu termasuk ilegal loh.. sama dengan mencuri,
Reply
malu..?? apa tuch..snack baru ya mas???
..: NICE POSTING :..
minal aidin wal faidzin iah..
perdana niy,comment di blog na mas dimas..
Reply
hehe..iya snack baru yang harus kita miliki dalam hidup ini
Taqaballahu Minha Wa Minkum..
perdana yah?tapi bukan yang terakhirkan?hehe
mana blognya mina?
Reply
blog na maintanance…
blog saia belom ada apa-apanya…
isi nya juga gag se-expert dimas.. hihi..
tenang,ini gag terakhir kog,akan lebih sering saia berkunjung ke blog na mas dimas.. hoho..
maintenance terus
expert? emang ada istilah expert di blog?hehehe semua itu sama, ayo nulis blog.. berbagi itu menyenangkan, berbeda dengan forum yang isinya ngotot2an aja..
wah mau langganan berkunjung yah mbak? nanti saya buatkan kartu member, 30 ribu seminggu.. kwkwkwkw
“12. pernahkah kita malu ketika kita berteriak dengan lantang tentang HAM, tetapi tetap saja kita merokok diantara orang² yang tidak merokok?”
Aq suka banget bagian yg iniiihhhhh… kirim k Olly ahhhhhh…………..
Reply
aku support dari belakang aja..
ayo yan..marahin tuh olly..
Reply
hmmm…
M.A.L.U….
artinya apaan ya?? *pura-pura dodolz*
Reply
malu = shy
artinya apaan yah? saya jg gak ngerti..
Reply